Porgram AMT Ikut Andil Tingkatkan laju Pertumbuhan Ekonomi

WARTAJABAR.COM: SUKABUMI - Pelatihan motivasi berpretasi atau Achievement Motivation Tranning (AMT), bukan hanya sekedar meupuk semangat untuk terus berusaha memetik hasil terbaik. Namun juga harus kreatif, inovatif, dan menguasai lika-liku dunia usaha. Demikian diungkapkan Kepala Seksi Kepala Seksi Industri Logam Mesin Elektronik (ILME) Susilawati pada Bidang Perindustrian Dinas Perindutrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada sejumlah wartawan Senin (4/12).

Ia mengatakan program AMT telah terbukti mempunyai manfaat yang besar dan ikut andil  meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian Indonesia. “Bukti terakhir mengenai hal ini, ditemukan sendiri oleh Menteri Perindustrian RI, ketika mengadakan kunjungan ke berbagai pengusaha industri kecil. Umumnya para pelaku usaha kecil itu mengaku, keberhasilan itu mereka raih karena diberikan kesempatan mengikuti AMT,” terang Susi.

Program AMT ini, tambah dia, meliputi penigkatan mental, perilaku dan motivasi pelaku IKM dalam menjalankan aktivitasnya. “Sehingga sangat penting untuk diikuti. Kami berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta sebanyak 28 orang pelaku IKM mampu mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri sehingga lebih efektif dalam mengaplikasikan potensinya serta dapat melakukan langkah-langkah terbaik dalam pengembangan usaha,” jelas dia.

Kemudian, sambung dia, pelaku IKM mampu meningkatkan motivasi berusaha di bidang usaha yang ditekuninya, serta meningkatkan etos kerja, disiplin, komitmen, dan loyalitas kepada perusahaan. “Dengan demikian, maka akan meningkatkan performansi dan produktivitas kerja. Bukan itu saja, mereka akan memahami hakekat persaingan secara positif dan menentukan tujuan usahanya secara efektif,” tandas dia.

Selain itu, dengan mengikuti pelatihan ini, para pelaku IKM mampu mengembangkan motif berprestasi untuk karya dan inovasi lebih baik lagi, sehingga dapat bersaing di pasar regional, nasional maupun global.

Agar hasil program ini maksimal, sebut dia menambahkan, pelatih berasal dari konsultan AMT yang besertifikat kompetensi. “Para pelatih ini harus memiliki keahlian dan bersertifikat komptensi dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, menguasai metodogi pendidikan orang dewasa,” sebut Susi.

Adapun pola pelatihan yang dibeirkan, imbuh dia, meliputi teori, simulasi dan praktik. “Kemudian melakukan diskusi dan penugasan. Dari pelatihan ini, akan diketahui karakater para peserta,” tambah dia.

Pelatihan AMT ini, berlangsung  dua gelombang yang dimulai dari Rabu hingga Minggu (6-10/12) dan gelombang kedua Kamis hingga Selasa (7-12/12). “Ada syarat yang ditentukan bagi calon peserta. Dan rencana kegiatan ini akan dipusatkan di wilayah Kecamatan Sukabumi,” katanya.  (rmsam)

Berita Terbaru

Index Berita